Apa Saja Hak dan Kewajiban Anak di Rumah? Ini Penjelasannya!

Apa Saja Hak dan Kewajiban Anak di Rumah? Ini Penjelasannya!

hak dan kewajiban anak di rumah
hak dan kewajiban anak di rumah
hak dan kewajiban anak di rumah

Sebagai bagian dalam keluarga, anak-anak pun memiliki hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Apa yang dimaksud hak dan kewajiban anak di rumah? Bagaimana cara orangtua memenuhi hak anak serta mendukungnya dalam mengerjakan kewajiban di rumah? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini!

Pentingnya Memahami Hak dan Kewajiban Anak di Rumah

Anak adalah salah satu kelompok paling rentan dalam masyarakat sehingga mereka membutuhkan perlindungan khusus. Itulah mengapa setiap anak memiliki hak untuk dilindungi, dicintai, dan dipenuhi kebutuhan dasarnya.

Negara-negara di dunia bahkan telah merumuskan “Konvensi PBB tentang Hak Asuh Anak” yang berisi komitmen untuk melindungi hak-hak anak. Dalam konvensi ini dijelaskan siapa saja yang dimaksud anak-anak, apa saja hak-hak mereka, dan bagaimana semestinya pemerintah bertanggung jawab atas hak-hak anak. Konvensi ini menegaskan agar seluruh anggota masyarakat dan pemerintah di setiap negara memastikan tidak ada hak anak yang dirampas.

“Konvensi PBB tentang Hak Asuh Anak” memandang anak sebagai individu yang merupakan anggota dari keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, di dalam keluarga,  setiap anak memiliki hak dan kewajiban sesuai usia dan perkembangannya.

Keluarga, sebagai unit terkecil dalam masyarakat, pun dituntut untuk memahami serta memenuhi hak-hak anak, khususnya hak dasar untuk hidup dan tumbuh kembang yang layak. Bukan hanya memenuhi hak, orangtua dan seluruh anggota keluarga juga perlu membimbing anak melakukan kewajibannya.

Orangtua juga perlu menjelaskan kepada Si Kecil tentang hak dan kewajiban anak di rumah. Dengan begitu, Ibu dan Ayah bisa memberikan ruang bagi Si Kecil untuk bertanya, mengungkapkan perasaan, dan berpendapat. Memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban juga akan membuat Si Kecil merasa disayangi dan diperhatikan.

7 Hak Anak di Dalam Keluarga

Sebagai bagian dari keluarga, setiap anak memiliki hak yang harus dipenuhi oleh orangtua maupun anggota keluarga lainnya. Hak anak termasuk dalam hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi oleh keluarga, masyarakat, pemerintah, serta negara.

Berikut ini hak-hak anak di dalam keluarga:

1. Hak untuk hidup dan tumbuh optimal

Setiap anak yang terlahir ke dunia, terlepas dari apapun suku, agama, ras, serta bagaimanapun kondisinya, berhak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang secara optimal. Oleh karena itu, orangtua pun wajib memenuhi segala kebutuhan anak untuk hidup layak dan tumbuh optimal. Anak berhak mendapatkan asupan nutrisi lengkap serta sandang dan papan yang layak.

2. Hak pengasuhan

Anak-anak pada dasarnya selalu perlu bergantung kepada orang dewasa. Oleh karena itu, orangtua pun wajib memberikan pengasuhan yang baik dan membimbing anak hingga ia tumbuh mandiri.

Dalam masa pengasuhan orang tua, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dari diskriminasi, eksploitasi (secara ekonomi maupun seksual), penelantaran, kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan.

Jika seorang anak tidak mendapatkan hak pengasuhan yang layak dari keluarganya, pemerintah pun harus turun tangan memberikan perlindungan.

Baca Juga: Ciri Anak Mandiri dan Cara Melatihnya

3. Hak belajar dan mengenyam pendidikan

Selain sandang, pangan, dan papan, pendidikan juga menjadi salah satu hak penting anak yang harus dipenuhi orang tua. Seperti telah diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka mengembangkan pribadi dan kecerdasan sesuai dengan minat serta bakat.

4. Hak memperoleh pelayanan kesehatan

Orangtua juga wajib memenuhi hak anak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan jaminan sosial sesuai dengan kebutuhan.

5. Hak untuk beristirahat dan bermain

Anak memiliki hak untuk beristirahat, memanfaatkan waktu luang, bergaul dengan teman sebaya, bermain, dan berkreasi sesuai minat, bakat, dan tingkat kecerdasannya.

6. Hak berpendapat

Menyatakan pendapat dan didengar merupakan salah satu hak anak di dalam keluarga yang wajib dipenuhi orangtua. Hak berpendapat sangat penting dimiliki anak agar mereka dapat tumbuh percaya diri dan mandiri.

7. Hak beribadah

Anak juga memiliki memeluk dan meyakini agama serta keyakinannya kepada Tuhan, serta menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya. Hak ini juga harus dipenuhi jika mungkin ketika tumbuh dewasa kelak, anak ingin meyakini agama yang berbeda dengan orangtuanya.

Kewajiban Anak di Rumah

Selain memenuhi hak anak, orangtua pun wajib memberikan pemahaman kepada Si Kecil terkait kewajiban dan tugasnya di rumah. Orangtua perlu mendukung dan membimbing anak untuk memenuhi kewajibannya agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta mandiri.

Berikut ini kewajiban anak di rumah yang perlu diketahui:

1. Belajar

Sebagaimana orang tua wajib memenuhi hak anak untuk mengenyam pendidikan dan bersekolah, anak pun harus melaksanakan kewajiban untuk belajar dengan sungguh-sungguh demi meningkatkan kemampuan mereka.

2. Menghormati orang tua

Anak berkewajiban menghormati dan menghargai orangtua. Biasakan anak berkata sopan kepada orangtua dan anggota keluarga lainnya.

3. Mematuhi aturan dan nasihat

Setiap anak wajib mematuhi aturan dan nasihat yang diberikan orangtua. Sebab, aturan-aturan tersebut biasanya diterapkan demi kebaikan anak.

4. Menyayangi dan menghargai anggota keluarga lainnya

Anak wajib menyayangi adik, kakak, dan seluruh anggota keluarganya. Ajarkan Si Kecil untuk selalu memperlakukan setiap orang dengan baik, tidak menyakiti atau melukai, dan menghargai privasi anggota keluarga.

5. Membantu pekerjaan rumah

Orangtua juga perlu melatih anak-anak untuk mengerjakan tugas-tugas rumah sesuai dengan usia dan kemampuan mereka. Misalnya, untuk anak dua hingga tahun, Ibu bisa mengajarkan mereka membereskan mainannya sendiri, memberi makan hewan peliharaan, meletakkan baju kotor di keranjang, atau menata buku di rak.

Sementara itu, anak-anak yang lebih besar, mulai usia 4-5 tahun, bisa diberikan tanggung jawab merapikan tempat tidur, membersihkan meja, menyedot debu di lantai, menyiram tanaman, serta mencuci piring atau gelas plastik.

3 Tips Mendorong Anak Mandiri

Selain memenuhi hak dan kewajiban anak di rumah, orangtua juga perlu mendorong Si Kecil agar tumbuh mandiri. Berikut ini beberapa tips yang bisa Ibu lakukan untuk menumbuhkan anak mandiri:

1. Biarkan anak mengerjakan tugasnya sendiri

Untuk mendidik anak mandiri, Ibu perlu mendorong Si Kecil melakukan tugas dan kewajibannya sendiri. Ibu bisa mengajari atau memberikan contoh, tetapi biarkan anak menyelesaikan tugasnya sendiri.

2. Memberikan tanggung jawab

Agar anak mandiri, Ibu juga perlu menekankan rasa tanggung jawab kepada mereka. Misalnya, biasakan anak untuk membereskan kembali mainan atau membersihkan lantai yang mereka kotori.

Baca Juga: Pentingnya Ajarkan Tanggung Jawab Lewat Kegiatan Anak di Rumah

3. Ajarkan basic life skill

Ibu perlu mengajarkan basic life skill kepada anak, baik pada anak perempuan maupun laki-laki. Ajari mereka untuk mencuci pakaian, memasak, membersihkan rumah, atau mencuci piring sebagai keterampilan dasar dalam hidup sehari-hari. Ini akan membantu mereka tumbuh mandiri.

Nutrisi Bantu Tumbuh Kembang Anak Mandiri

Untuk mendukung pertumbuhan anak mandiri, ibu perlu memastikan kebutuhan nutrisi Si Kecil terpenuhi. Bila perlu, Ibu bisa memberikan PediaSure yang diperkaya campuran sinbiotik prebiotik FOS, probiotik L.acidophilus, 14 macam vitamin, dan 9 mineral yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh agar anak tak gampang sakit.

Nutrisi tambahan ini juga dilengkapi dengan omega 3, omega 6, AA, dan DHA yang penting untuk bantu meningkatkan kemampuan berpikir anak.  Tak kalah penting, PediaSure juga mengandung Triple protein, arginine, vitamin K2, dan tinggi kalsium yang penting untuk bantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia 1-10 tahun.

Yuk Bu, penuhi hak dan kewajiban anak di rumah dengan mencukupi asupan nutrisi hariannya demi mendukungnya tumbuh optimal dan mandiri.

SUMBER: 

Perlindungan Anak : Hal yang kadang terlupakan - IDAI. Retrieved on August 2 2024 from https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/perlindungan-anak-hal-yang-kadang-terlupakan

Children’s rights and responsibilities - Familieschange California. Retrieved on August 2 2024 from https://www.familieschange.ca.gov/en/parents/childrens-rights-and-responsibilities

The Convention on the Rights of the Child: The children’s version - UNICEF. Retrieved on August 2 2024 from https://www.unicef.org/child-rights-convention/convention-text-childrens-version

Child rights and why they matter - UNICEF. Retrieved on August 2 2024 from https://www.unicef.org/child-rights-convention/child-rights-why-they-matter

Here Are 10 Duties and Responsibilities of a Child at Home – Whiz. Retrieved on August 2 2024 from https://whiz.id/en/obligations-as-a-son-at-home/

Age-Appropriate Chores for Children: Chore Ideas and Allowances - WebMD. Retrieved on August 2 2024 from https://www.webmd.com/parenting/features/chores-for-children

The Rights and Responsibilities of Children - Save The Children. Retrieved on August 2 2024 from https://resourcecentre.savethechildren.net/pdf/rights-and-responsibilities.pdf/

10 tips for raising independent kids - Dayton Children's Hospital. Retrieved on August 2 2024 from https://www.childrensdayton.org/the-hub/10-tips-raising-independent-kids

Baca Selengkapnya Tentang Tumbuh Kembang si Kecil

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...