PediaSure
- Main Image
-
- Title
- PediaSure Vanila
- Detail Page Path
Si Kecil perlu mempelajari banyak hal, salah hal yang perlu dilakukan Ibu adalah mengajarkan anak untuk berbagi. Hal ini adalah keterampilan yang harus dikuasai si Kecil agar dapat membangun hubungan yang baik dengan orang lain di sekitarnya kelak. Sayangnya, mengajarkan si Kecil untuk mau berbagi bukanlah tugas yang mudah.
Di usia yang masih muda, si Kecil memang akan sulit untuk membagikan apa yang mereka miliki. Mereka akan merasa memiliki hak penuh pada suatu benda dan merasa membutuhkannya sehingga tidak ingin meminjamkan atau membagikannya kepada orang lain.
Oleh karena itu, supaya kebiasaan ini tidak mendarah daging dan terbawa hingga dewasa, Ibu perlu mengajarkan anak untuk berbagi. Berikut beberapa cara mendidik anak untuk mau berbagi dengan teman-teman atau orang di sekitarnya:
Si Kecil biasanya belum mampu mengelola rasa empatinya dengan baik ketika berusia di bawah enam tahun. Oleh karena itu, cara mendidik anak agar mau berbagi sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan usia mereka.
Pasalnya, jika Ibu mulai mengajarkan di usia yang terlalu muda, si Kecil akan mudah frustasi. Alih-alih si Kecil mau mengerti, Ibu justru akan semakin sulit untuk mengajarkan si Kecil untuk mau berempati dan berbagi.
Oleh karena itu, usia yang paling baik untuk mengajarkan anak untuk berbagi yaitu di usia 3-4 tahun, ketika si Kecil mulai menghabiskan banyak waktu bermain dan bersosialisasi dengan anak seumurannya.
Dalam cara mendidik anak dari segi manapun, si Kecil akan membutuhkan penjelasan perihal mengapa mereka harus melakukan hal tersebut dan bagaimana cara melakukannya. Oleh karena itu, sebelum Ibu mengajarkan anak untuk berbagi, sebaiknya Ibu mulai dengan memberikan si Kecil pemahaman yang sederhana.
Baca Juga: Manfaat dan Cara Mendidik Anak Mandiri
Misalnya, berikan si Kecil pemahaman bahwa berbagi tidak selalu memberikan apa yang si Kecil miliki. Akan tetapi, berbagi juga dapat diartikan sebagai meminjamkan suatu benda untuk sementara waktu, dan nantinya benda tersebut akan dikembalikan.
Melakukan berbagai cara mendidik anak agar mau berbagi memang penting untuk kehidupan mereka kelak, namun, perlu diingat bahwa Ibu tidak boleh memaksakannya. Ibu tetap harus menghargai kemauan si Kecil, apalagi jika ia sangat selektif.
Seperti saat si Kecil hanya mau meminjamkan mainan yang berukuran kecil namun tidak ingin meminjamkan bonekanya yang berukuran besar. Jika hal seperti ini terjadi, cara mendidik anak yang harus Ibu lakukan adalah dengan tidak memaksanya meminjamkan boneka tersebut.
Di masa awal, Ibu dapat mengajak si Kecil untuk mengelompokkan benda-benda yang boleh dipinjamkan dan mana yang tidak boleh. Dengan cara mendidik anak yang satu ini, setidaknya si Kecil tidak akan merasa kecewa untuk berbagi atau mempertahankan mainan yang tidak ingin dipinjamkan.
Baca Juga: Cara Mendidik Anak Agar Disiplin
Supaya si Kecil menganggap bahwa berbagi merupakan hal menyenangkan, Ibu dapat menerapkan permainan ketika mengajarkan anak untuk berbagi. Hal ini tentu akan terasa lebih seru jika teman-teman si Kecil terlibat.
Seperti menggambar bersama, misalnya. Ibu hanya perlu menyediakan satu buku gambar besar, pensil warna atau alat menggambar lainnya. Kemudian, ajak si Kecil dan teman-temannya untuk menggambar di satu buku gambar yang sama dengan cara saling bertukar alat gambar.
Mengajarkan anak agar mau berbagi memanglah tidak mudah. Diperlukan kesabaran dan konsistensi dari kedua orang tua untuk mendidik si Kecil agar mau berbagi sejak dini. Namun, selain melakukan hal-hal di atas, Ibu dapat mengimbanginya dengan memberikan asupan nutrisi seimbang agar perkembangan motorik, kognitif, dan emosional si Kecil juga terpenuhi.
Salah satu nutrisi tambahan yang dapat Ibu berikan untuk tumbuh kembang nyata si kecil adalah PediaSure. PediaSure memiliki berbagai varian, antara lain PediaSure Classic Milky (varian 0g sukrosa, tanpa gula tambahan), PediaSure Madu, PediaSure Vanilla, dan PediaSure Cokelat.
Dengan formula yang dilengkapi dengan Arginine dan Vitamin K2, dengan 14 vitamin 9 Mineral dan rasa yang lezat bantu pertumbuhan tulang si Kecil, PediaSure tersedia dalam ukuran 200 hingga 1800 gram ini dapat Ibu temukan di minimarket, supermarket, atau toko susu di sekitar rumah.
SUMBER:
Sharing and learning to share. (2020, November 23). Raising Children Network. https://raisingchildren.net.au/toddlers/behaviour/friends-siblings/sharing
Mine or yours? Development of sharing in toddlers in relation to ownership understanding. (n.d.). PubMed Central (PMC). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3578097/
Balok menjadi mainan yang paling sering ditemukan di rak bermain anak. Selain menyenangkan, balok menyimpan beragam manfaat untuk si Kecil belajar
Berbagai cara dilakukan untuk menstimulasi tumbuh kembang anak. Secara fisik, mental, dan kognitif juga dilakukan dengan stimulasi yang tepat. Seperti apa?
Ada beragam metode pendidikan untuk mengawal pertumbuhan si Kecil. Montessori adalah metode atau cara untuk dapat mendidik anak secara holistik
Anda akan keluar ke situs web Abbott khusus negara atau wilayah lainnya. Perlu diketahui bahwa situs yang Anda kunjungi ditujukan untuk penduduk negara atau wilayah tertentu, seperti yang tercantum di situs tersebut. Situs ini mungkin berisi informasi tentang obat-obatan, perangkat medis, dan produk lain atau penggunaan produk tersebut yang tidak disetujui di negara atau wilayah lain.
Situs web yang Anda kunjungi juga mungkin tidak dioptimalkan untuk ukuran layar perangkat tertentu. Apakah Anda ingin melanjutkan dan keluar situs web ini?
Stay Connected